Cara Pemerintah Memenuhi Kebutuhan Pangan Rakyatnya Bagian 2

Lima Prakondisi

Sementara menurut Sutarto Alimoeso, pemerintah dan pelaku usaha harus men – jalankan lima prakondisi pertanian. Yaitu, harga pangan, persoalan lahan, peme ra – taan pembangunan pertanian, sumber da ya manusia (SDM) pertanian, dan diversifikasi. Pria yang 35 tahun berkecim – pung dalam dunia pertanian ini me negaskan, harga pangan mu – rah harus ditinggalkan agar pe – tani kembali bergairah dan ke se – jah teraannya meningkat. Setidak – nya, pemerintah membuat harga yang wajar. “Kalau kita melihat angka statistik, petani kita sudah 60% (lahannya) hanya 1.000 m2. Kesimpulannya, pasti ini bukan petani profesional, petani sam bil – an.

Ini pasti bukan menjadi ke – inginan dia,” paparnya. Terkait ke – pemilikan lahan, pemerintah me – mang sudah memprioritaskan reformasi agraria tetapi belum berjalan. Tak terke – cuali, masalah kesuburan tanah juga tidak menjadi perhatian. Kemudian, sambungnya, pembangunan pertanian yang kurang merata sangat terasa sepanjang era Orde Baru. Sebab, Pemerintah Orde Baru justru membentuk konglomerasi pangan dengan penguasa pangan ada di segelintir kalangan, seperti pada komoditas kedelai, gula, dan gan – dum. “Kedelai terkenal dengan 5 naga kata nya, gula hanya dikuasai 7 samurai se – hingga justru mengerdilkan fungsi Bulog,” tandasnya sambil mempertanyakan re – formasi konglomerasi pangan yang belum tersentuh pemerintah. SDM juga menjadi persoalan yang pelik karena generasi muda tidak mau terjun ke dunia per – tanian. Terakhir, diversifikasi pa – ngan yang jalan di tempat. “Berapa impor gandum sekarang? Saya waktu di Bulog masih 5,5 juta ton (impor). Sekarang saya dengar su – dah 12,5 juta ton meski alasannya sebagian untuk pakan ternak,” kritik Dirut Perum Bulog periode 2009-2014 itu. Termasuk kaitannya dengan lahan, ia menegaskan, pemerintah jangan mengandalkan Pulau Jawa untuk meningkatkan produksi padi, jagung, dan kedelai (pajale). Ia menya – rankan, budidaya pajale difokuskan ke PTPN yang merugi. “PTPN yang rugi-rugi itu dibongkar saja untuk menanam jagung kerja sama dengan pabrik pakan,” pungkasnya.

Cara Pemerintah Memenuhi Kebutuhan Pangan Rakyatnya

Cara Pemerintah Memenuhi Kebutuhan Pangan Rakyatnya – Dunia terus berubah mengikuti per – kembangan zaman. Pun halnya dengan jumlah dan dinamika pen duduk. Kebutuhan pangan jelas terus meningkat setiap tahun tapi tidak ber – henti sampai di situ. Permintaan pangan ke depan juga semakin bervariasi. Bagai – mana memenuhinya?

Dinamika Permintaan Pangan

Mennurut Prof. Dr. Achmad Suryana, MS, Peneliti Utama bi – dang Sosial Ekonomi Perta – nian, Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian, Kemen – terian Pertanian, sejak era re – for masi hingga 15 tahun ke de – pan, permintaan pangan tum – buh pesat seiring pertam bah – an jumlah penduduk. Dinami – ka penduduk juga berubah, se – perti komposisi penduduk usia mu da-tua, perpindahan pen – du duk, hingga peran wanita be kerja. Semua itu tentu ber – pengaruh pada pola pangan masyarakat. “Banyak kecamatan menjadi kota, seperti Kecamatan Banjar di Jawa Barat sekarang menjadi Kota Banjar. Per – mintaan pangan urban yang berjenis kota itu berbeda dengan desa. Porsi wanita be – kerja yang meningkat pesat juga meng – ubah pola permintaan pangan,” ulasnya pada seminar bertajuk “Telaah Kritis Kebijakan Pembangunan Pertanian dan Nasib Petani di Era Reformasi” di Jakarta.

Pola permintaan pangan pun berubah ke arah yang leih beragam. “Sekarang 30% permintaan pangan untuk makanan jadi. Tahun 1998 masih di bawah 20%. Ada juga permintaan pangan harus aman (food safety) dan sehat. Ini akan terus ber – kembang,” jelas Doktor bidang Ekonomi dari North Carolina State University (NCSU), Amerika Serikat, itu. Dari sisi suplai terjadi perubahan iklim global. Peningkatan suhu 1oC dari 50 ta – hun yang lalu pun mengubah keragaan komoditas pangan. Pertambahan pendu – duk juga menaikkan permintaan lahan dan air. Skala usaha petani semakin kecil, di bawah 0,5 ha. Selain itu, ada kehilangan dan pemborosan pangan (food looses and waste). Dari sisi keamanan dan kesehatan, per – mintaan pangan sejak 20 tahun yang lalu sampai 15 tahun ke depan tetap sama. Karena itu perlu pertumbuhan produksi pangan domestik berkelanjutan selaras permintaan. “Untuk mengatasi itu, peran tek nologi menjadi sangat penting. Tanpa menggunakan teknologi, inovasi, per – soalan ini tidak akan bisa selesai,” ulas Achmad.

Reformasi dan Kini

Dr. Ir. Rachmat Pambudi, MS, praktisi agribisnis memandang ada perbedaan mendasar kebijakan pertanian era refor – masi dan saat ini, yaitu sentralisasi dan otonomi daerah. Perbedaan kedua, dulu semua serba pemerintah (government driven). Sehingga, kebijakan pertanian yang dibuat pemerintah langsung ter – laksana hingga ke bawah. Namun, kini era nya people freedom (kebebasan rakyat). “Rakyat yang harus membuat ke – mauan baru pemerintah bergerak,” imbuhnya. Perdagangan yang dulunya tidak bebas juga menjadi bebas. Dalam praktiknya, kebebasan perdagangan itu sejatinya tidak bebas. Rachmat menyoroti, kebebasan ini bersi – fat paradoks. Artinya, bebas saat kuat dan protektif saat lemah. Amerika dan Eropa termasuk negara yang menerapkan sifat tersebut.

Ia menyarankan, kebi – jakan agribisnis diarahkan pada kebijakan protektif pada per – tanian yang lemah dan promotif untuk pertanian kuat. Pertanian yang kuat misalnya, sawit, ka – kao, teh, dan rempah. Untuk pro duk perkebunan itu, kombi – nasi protektif dan pomotif harus dijalankan. Era reformasi hingga saat ini masih menghadapi persoalan kekurangan suplai pangan di satu sisi dan di sisi lain mengalami kelebihan. Meng – atasi masalah itu, ia meminta petani un – tuk masuk ke dalam agribisnis sebagai wi – rausaha. “Kalau petani mau makmur, ma – suklah sebagai agribisnis wirausaha. Saat kelebihan masuklah ke industri karena nilai tambah itu ada di industri,” jelasnya.

 

Istana Bunga di Jakarta Barat Bagian 2

Yuli mengaku, pesanan bunga jam berapapun, ia bisa layani segera. “Untuk bunga papan, biasanya jadi dalam waktu 2 jam. Setelah itu langsung kami kirim ke alamatnya,” tuturnya. Khusus bunga papan yang biasa digunakan untuk ucapan duka cita dan ucapan selamat, Anda dapat memesannya di lantai 2. Sementara itu, bila Anda membutuhkan bunga potong, bouqet bunga, atau rangkaian bunga yang berukuran kecil, Anda bisa membelinya pada lantai 1.

Anda dapat memesan bunga papan sesuai dengan desain yang Anda inginkan. Namun, Yuli juga menyediakan desain sebagai referensi untuk Anda. Ukurannya pun bervariasi, mulai dari 2m x 1m, 2m x 1,25m, 2m x 2m, dan 3m x 4m. Harga bunga papan tersebut mulai dari Rp600.000-Rp2 jutaan. Tak perlu khawatir bagaimana cara membawa bunga ke rumah Anda. Semua toko di sini biasanya menyediakan jasa antar bunga untuk daerah Jabodetabek. Biaya untuk wilayah Jakarta Rp100.000, luar Jakarta mulai dari Rp150.000 sampai Rp250.000.

AKSESORI LAINNYA

Pasar Bunga Rawa Belong ini memiliki dua bangunan utama yang saling berhadapan. Bangunan pertama khusus menjual berbagai macam bunga, sedangkan bangunan kedua menjual beragam aksesori pelengkap dekorasi bunga, seperti pot, ranting, dedaunan, dan keranjang. Kegiatan di Pasar Bunga Rawa Belong juga dibagi menjadi 2 bagian.

Untuk menemukan bunga segar dari Sukabumi dan Bandung, Anda bisa datang pada jam 2-6 pagi dan untuk mendapatkan bunga segar dari Petani Sumatera, Anda bisa datang pada jam 2 siang-9 malam. Beragam bunga, seperti anggrek, mawar, aster, anterium, matahari, hingga bunga lili tersedia dalam beragam ukuran dan warna. Masing-masing sudah diikat menggunakan kertas koran. Ada yang berjumlah 5, 10, 25, 50, hingga 70, serta 100 batang bunga.

Harganya pun bervariasi, mulai dari Rp7.000/ikat hingga Rp 4.000/ kuncup. Selain dijual per ikat, bunga juga dijual dalam bentuk bunga tabur. Ada kenanga, mawar, dan melati yang dijual dengan harga terjangkau, mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 7.000/bungkus. Selain itu ada pula bunga papan untuk ucapan, dengan harga mulai dari Rp350 ribu-Rp700 ribu.

Selain bunga lokal, di pasar bunga ini Anda juga bisa memesan bunga impor, seperti bunga tulip. Namun, Anda harus memesan 3 hari sebelumnya. Anda juga bisa memesan bunga mawar hitam. Namun, waktu pemesanannya bisa lebih lama. Bisa mencapai setengah bulan. Harganya pun lebih mahal, 12 batangnya bisa mencapai Rp350.000.

Agar toko dapat beroperasi selama 24 jam tentunya dibutuhkan listrik cadangan untuk berjaga-jaga ketika listrik dari PLN padam. harga genset murah bisa dibeli di toko jual genset silent 1000 kva di Surabaya.

Istana Bunga di Jakarta Barat

Aroma harum bunga menyeruak kala memasuki pasar ini. Warna-warni berbagai jenis bunga seakan memanjakan mata siapapun yang melihatnya. Memasuki kawasan ini pun seperti berwisata ke taman bunga. Lalu lalang penjual serta pembeli terlihat ramai. Tak hanya bunga yang bermacam, pedagang bunga di pasar ini pun cukup banyak. Ada yang berjualan di toko, ada pula yang berjualan di tengah-tengah pasar dengan menggunakan ember.

Salah satu pedagang bunga yang ditemui ialah Wawan. Ia mengaku telah 7 tahun berjualan bunga di pasar ini. Bunga yang dijualnya tak terlalu banyak. Ia meletakkan bungabunga yang dijualnya itu hanya di dalam ember. Meski tampilannya sederhana, hanya diselimuti kertas putih, bunga-bunga yang dijualnya terlihat cantik dan segar. Lain lagi dengan Sabar, pemilik kios Mega Phia Florist.

Walaupun di kiosnya hanya terpajang beragam rangkaian bunga, ia juga menjual hand bouqet, standing flower, dan papan ucapan duka cita atau selamat. Mengenai harga, Sabar menjual rangkaian bunganya mulai dari Rp50.000 sampai Rp750.000. Kami pun sempat menemui beberapa pembeli bunga di pasar ini.

Salah satunya ialah Ranti, 32 tahun, yang sedang memesan bunga papan sebagai ucapan pernikahan mewakili kantornya. Ia di Afianza Florist. “Saya ke sini atas rekomendasi dari teman. Harganya murah dibandingkan dengan toko bunga lainnya, bunganya juga masih segar semuanya, sih,” jawab Ranti saat ditanya mengapa membeli bunga di Pasar Bunga Rawa Belong.

SEMUA PENGECER BELI DI SINI

Tidak dapat diragukan lagi bahwa Pasar Bunga Rawa Belong memang masih menjadi “primadona” sebagai pusat dijualnya bunga potong dan bunga papan dengan harganya yang “miring” dibanding dengan pasar bunga lainnya. Bukan hanya itu, ternyata tidak hanya konsumen langsung yang datang membeli bunga. Para pengecer pun berbelanja bunga di sini. Bahkan, pedagang bunga di Kalimalang dan Tebet pun membeli stok bunganya di sini.

TAK PERNAH “TIDUR”

Pasar yang buka 24 jam ini seakan terus “sibuk” dengan segala aktivitas jual-beli bunga. Tak seperti pasar umumnya yang tutup di malam hari, Pasar Bunga Rawa Belong justru mencapai puncak keramaian di malam hari. “Saya lebih sering melayani konsumen jam 11 malam, jam 2 pagi, atau jam 4 pagi. Biasanya mereka butuh cepat, buat dipakai di siangnya,” ujar Yuli, pemilik ­Alfianza Florist.

Baca juga : untuk pemilik toko ataupun ruko sebuah usaha yang buka 24 jam nonstop tentunya membutuhkan sebuah genset sebagai sumber listrik cadangan. harga genset murah bisa dibeli di distributor jual genset 500 kva di Jakarta.

Modifikasi Yamaha YZF-R15 2015

Modifikasi Yamaha YZF-R15 2015 – Yamaha Sunday Race R Cup series adalah fun race yang tak hanya melibatkan pembalap profesional saja, tapi juga RShop Yamaha, komunitas dan klub pemakai R Series (R15 dan R25). Sampai dengan seri 2, YZF-R15 milik R9 Factory Racing Team ini selalu mendominasi podium juara untuk kelas R15 Pro. Menurut Fransisco Mario selaku pemilik R9 R9 Factory Racing tim, prestasi membanggakan ini berkat motor yang dimaksimalkan performanya, lewat modifkasi mesin, tepatnya pada klep. Noken as yang mengatur bukatutup klep untuk masuknya bahan bakar dan udara serta mengeluarkan gas sisa pembakaran, ditata ulang. Bukaan noken as dibuat lebih lama. Durasi noken as pada nok masuk dibikin 252º dengan durasi nok buang lebih lama 1º dari masuknya, yaitu di angka 253º.

Durasi noken as buang yang lebih lama diikuti dengan lift yang mengatur angkatan klep membuka. Lift buang dibikin di angka 7,71 mm. Lebih tinggi jika dibanding lift masuk yaitu 7,63 mm. Durasi dan lift buang lebih lama bertujuan agar waktu membuang gas sisa pembakaran lebih lama, dan campuran bahan bakar dan udara lebih optimal. Alhasil, tenaga yang dihasilkan juga bisa maksimal. Masih berhubungan dengan proses pemasukan bahan bakar dan udara dan gas buang, klep sebagai pintu keluar masuk diganti lebih besar. Kalau standarnya berdiameter 20 mm (in) dan 18 mm (ex), kini diganti ukuran klep diameter lebih besar lagi. Klep masuk 23 mm dan buangnya 20 mm. Hasilnya, Febrianus Balank, pembalap R9 Factory Racing tak tergoyahkan posisinya di podium juara, dan memimpin klasemen sementara kelas R15 Pro.